top of page
ASSET WEBSITE PGRI POWER.png

Dokumentasi Lomba STEAM

ASSET WEBSITE PGRI POWER.png
ASSET WEBSITE PGRI POWER.png

SLCC Matangkan Gerakan Guru Mahir Coding AI

IMG-20260531-WA00811-696x522.jpg

SIDOARJO – Rapat koordinasi bersama SLCC dan tim kecil program PGRI Power berlangsung hangat dan penuh semangat di Alas Kuto Kafe pada 29 Mei 2026. Pertemuan ini menjadi bagian penting dalam penguatan gerakan “1 Juta Guru Mahir Coding dan AI” yang digagas PGRI sebagai langkah strategis menyongsong transformasi pendidikan berbasis teknologi.

Kegiatan diawali dengan pengantar diskusi oleh Ketua SLCC, Emil Mukhtar Efendi. Dalam penyampaiannya, Emil menjelaskan bahwa rapat tersebut bertujuan meminta arahan dan petunjuk dari Pak James selaku salah satu inisiator Program PGRI Power tingkat provinsi. Emil juga menegaskan kesiapan SLCC untuk mendukung penuh pelaksanaan program Sejuta Guru Mahir Coding dan AI di Kabupaten Sidoarjo.

“SLCC siap mengawal dan menyukseskan program ini agar benar-benar memberi dampak nyata bagi peningkatan kompetensi guru,” ungkap Emil di hadapan peserta rapat. Sementara itu, Pak James menegaskan bahwa tujuan utama program tersebut adalah mengajak seluruh guru untuk terus bertumbuh dan mampu menghadapi perkembangan coding serta kecerdasan buatan yang kini semakin massif di dunia pendidikan. Menurutnya, guru tidak boleh tertinggal dari perubahan zaman, melainkan harus menjadi bagian aktif dalam transformasi pembelajaran modern.

WhatsApp Image 2026-06-02 at 13.32.22.jpeg

Dalam arahannya, James meminta tim segera melakukan pemetaan jumlah anggota riil PGRI Kabupaten Sidoarjo sebagai basis awal pelaksanaan program. Data tersebut diperlukan untuk mengetahui guru yang telah memiliki kompetensi coding dan AI sehingga dapat diproyeksikan sebagai mentor, sekaligus menentukan peserta yang akan mengikuti pelatihan nantinya.

Ia juga menjelaskan bahwa pihak provinsi telah menyiapkan framework lengkap sebagai pedoman pelaksanaan program di setiap kabupaten. Framework tersebut bahkan telah dilengkapi dengan silabus pembelajaran yang dapat digunakan oleh tim daerah. Meski demikian, daerah tetap diberikan ruang untuk melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan lokal tanpa mengubah konsep utama program.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan direncanakan berbentuk pelatihan tatap muka atau offline agar peserta dapat langsung melakukan praktik secara optimal. James menekankan pentingnya menjaga integritas pelaksanaan pelatihan, terutama terkait pemberian sertifikat kepada peserta.

“Sertifikat harus diberikan kepada peserta yang benar-benar menyelesaikan tugas dan mampu mengimbaskan ilmunya kepada guru lain,” tegasnya. Melalui rapat koordinasi ini, SLCC dan tim kecil PGRI Power berharap gerakan 1 Juta Guru Mahir Coding dan AI dapat berjalan efektif serta menjadi tonggak peningkatan kualitas guru di era digital.

WhatsApp Image 2026-06-02 at 13.34.32.jpeg
WhatsApp Image 2026-06-02 at 13.34.40.jpeg
bottom of page