top of page
ASSET WEBSITE PGRI POWER.png

Dokumentasi Lomba STEAM

ASSET WEBSITE PGRI POWER.png
ASSET WEBSITE PGRI POWER.png

PGRI Luncurkan Gerakan Nasional
1 Juta Guru Mahir Coding dan AI

Tonggak Baru Transformasi Pendidikan Indonesia di Era Kecerdasan Artifisial

WhatsApp Image 2026-05-23 at 09.53.37.jpeg

Jakarta, 18 April 2026 — Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) resmi meluncurkan Gerakan Nasional 1 Juta Guru Mahir Coding dan AI dalam rangkaian Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) II PB PGRI di Jakarta, 16–18 April 2026 lalu. Peluncuran gerakan nasional ini merupakan salah satu momentum bersejarah dalam transformasi pendidikan Indonesia menuju era digital dan kecerdasan artifisial.

Gerakan ini diluncurkan langsung oleh Ketua Umum PB PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. bersama Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D., di hadapan para pengurus PGRI, kepala sekolah, guru, akademisi, dan pemangku kepentingan pendidikan dari seluruh Indonesia.

Program strategis nasional ini hadir sebagai jawaban atas perubahan besar dunia pendidikan akibat perkembangan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, koding, dan teknologi digital yang semakin cepat. Melalui gerakan ini, PB PGRI menargetkan mengadakan pelatihan bagi 1 juta guru Indonesia, melibatkan 50 ribu sekolah, menghasilkan 3 juta karya pembelajaran digital, serta mendorong lahirnya 10 juta proyek teknologi siswa Indonesia.

Ketua Umum PB PGRI, Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd., menegaskan bahwa guru harus menjadi pelaku utama transformasi pendidikan, bukan sekadar penonton perkembangan teknologi. “Kita tidak boleh membiarkan guru Indonesia tertinggal oleh perubahan zaman. Guru harus menjadi navigator masa depan, memanfaatkan AI dan koding untuk menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif, manusiawi, dan bermakna bagi anak-anak Indonesia,” ujar Prof. Unifah Rosyidi.

Ia juga menekankan bahwa gerakan ini bukan sekadar pelatihan teknologi, melainkan sebuah gerakan besar untuk membangun masa depan pendidikan Indonesia yang berdaya saing global namun tetap berakar pada nilai kemanusiaan, gotong royong, dan karakter bangsa. Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas inisiatif besar PB PGRI yang dinilai selaras dengan agenda transformasi digital pendidikan nasional.

“Kemampuan AI dan koding bukan lagi pilihan tambahan, melainkan kompetensi masa depan yang harus dipersiapkan mulai hari ini. Kami menyambut baik langkah progresif PB PGRI dalam membangun kapasitas guru Indonesia secara masif dan terstruktur,” ungkap Prof. Atip Latipulhayat.

Gerakan Nasional 1 Juta Guru Mahir Coding dan AI akan dilaksanakan secara bertahap melalui pelatihan daring, workshop praktik, mentoring implementasi di sekolah, hingga showcase inovasi guru dan siswa. Kurikulum program mencakup literasi AI, prompt engineering, pembuatan media pembelajaran digital, computational thinking, koding, pengembangan game edukasi, web development, hingga project-based learning berbasis teknologi.

Sebagai bagian dari ekosistem transformasi pendidikan digital nasional, program ini juga akan menghadirkan platform pembelajaran nasional yang menyediakan LMS pelatihan, repository karya guru, bank prompt AI, bank proyek koding, forum komunitas guru, dan sistem sertifikasi digital nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PB PGRI juga secara resmi menunjuk salah satu ketua departemen PB PGRI, James F. Tomasouw, sebagai Direktur Program Nasional Gerakan Nasional 1 Juta Guru Mahir Coding dan AI. Menurut James F. Tomasouw, gerakan ini dirancang sebagai gerakan kolaboratif lintas sektor yang melibatkan pemerintah, organisasi profesi, universitas, industri teknologi, dan komunitas pendidikan.

“Kami ingin melahirkan jutaan guru inovator yang tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi pembelajaran yang membangkitkan kreativitas siswa Indonesia,” ujar James F. Tomasouw.

Peluncuran gerakan nasional disambut antusias para peserta Konkernas II PGRI. Banyak pihak menilai program ini sebagai salah satu langkah paling progresif dalam sejarah pengembangan kompetensi guru di Indonesia. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi nasional, PB PGRI optimistis Gerakan Nasional 1 Juta Guru Mahir Coding dan AI akan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan pendidikan Indonesia yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi masa depan.

bottom of page